| Pelatih Pramuka Harus Distandarisasi |
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pentingnya pembaruan sistem kepramukaan di Indonesia sekarang ini. Yaitu, sistem kepramukaan yang harus menarik dan menyenangkan. Akan tetapi, juga harus menantang dalam arti sehat, terarah dan teratur. Sebab, sasarannya adalah pembentukan watak dan budi pekerti luhur. Sistem kepramukaan juga harus meningkatkan standar kompetensi yang ingin dicapai oleh peserta didik melalui berbagai kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan oleh gugus depan. "Oleh sebab itu, saya berharap aspek ketenagaan, yaitu para pembina, instruktur dan pelatih dapat distandarisasi melalui sertifikasi, registrasi dan lisensi," ungkap Presiden Yudhoyono, saat memberi sambutan di acara ulang tahun ke-49 Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) di Lapangan Gajahmada, Kompleks Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Sabtu (14/8) sore tadi. |
| Read more... |
| Revitalisasi, Pramuka Akan Ganti Seragam |
Revitalisasi diperlukan agar generasi muda tetap tertarik dengan Gerakan Pramuka. VIVAnews - Pemerintah tampak serius dalam upaya merevitalisasi gerakan Praja Muda Karana (Pramuka). Tidak hanya melakukan pembaharuan di materi, Pramuka pun direncanakan mengganti atribut organisasi, termasuk rencana mengganti seragam.
Hal ini diungkapkan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar usai menemui Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres, Rabu, 4 Agustus 2010. |
| Read more... |
| Pramuka Minta Dana dari Pemerintah |
JAKARTA, KOMPAS - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka), Azrul Azwar, mengatakan, pihaknya meminta dukungan dana dari pemerintah untuk pelaksanaan revitalisasi program kerja.Gerakan pramuka ditugaskan merevitasasi diri membangun karakter generasi muda, tetapi tugas itu tanpa disertai dengan dukungan dana. "Gerakan pramuka ditugaskan untuk merevitasasi diri membangun karakter generasi muda, tetapi tugas itu tanpa disertai dengan dukungan dana," kata Azwar, usai diterima Wakil Presiden RI Boediono di Jakarta, Rabu (4/8/21010). |
| Read more... |
|
| Menpora Lepas Kontigen Jambore Internasional |
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng melepas 160 orang kontingen pramuka untuk mengikuti Jambore internasional di Amerika Serikat dan Korea Selatan ( 27th Asia-Pacific Regional Scout Jamboree ), Senin pagi (26/7/2010).Upacara pelepasan kontingen pramuka yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia itu, dilakukan di Aula Kemenpora, Jakarta. Menpora Andi Mallarangeng, mengaku, dirinya merasa senang kontingen pramuka bisa berangkat untuk mengikuti kegiatan Jambore internasional di AS pada 26 Juli hingga 4 Agustus dan Korea Selatan pada 4 hingga 9 Agustus 2010. 'Sebagian kontingen pramuka yang dikirim ke Amerika dan Korea Selatan dibiayai seluruhnya oleh Kemenpora. Pengiriman pramuka terbaik Indonesia tersebut melalui seleksi yang ketat dari beberapa daerah,' paparnya. |
| Read more... |
|
|